Disini dan Disana

Bulan Desember ini merupakan cobaan untuk hubungan saya dengan Sipacar. Pada tanggal 28 Desember yang lalu Sipacar resmi berangkat ke kabupaten Waropen untuk menjalankan program pemerintah yang diikutinya yaitu SM-3T. SM-3T yaitu program yang dilaksanakan dikti untuk mengirim sarjana muda jurusan kependidikan selama 1 tahun untuk  mengajar di daerah terpencil. SM-3T sendiri adalah Sarjana Mendidik- Terdepan, Terluar dan Tertinggal. Sebelum mereka ditempatkan di daerah tersebut mereka menjalani pra-kondisi sebelum mengajar sebelum dikirim kedaerah masing-masing. Penyelenggara program ini dilakukan berbagai Universitas Negeri di Indonesia melalui LPTK masing-masing Universitas. Sipacar masuk di LPTK Universitas Negeri Makassar (UNM).

Sipacar sendiri di tempatkan di Provinsi Papua tepatnya di kabupaten Waropen. Saya sendiri baru mendengar itu Kabupaten Waropen. Ternyata Kabupaten Waropen adalah daerah yang baru dibentuk pada Tahun 2003. Untuk lebih jelasnya latak Kabupaten Waropen bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Yeah.. tanggal 28 Desember itu, kita resmi LDR-an (Long Distance Relationship). Perjalanan Sipacar pun ke Waropen tidak mudah. Start di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar kemudian sampai ke Bandara Frans Kaisiepo, Biak, terbang lagi menggunakan pesawat yang lebih kecil Susi Air ke Serui, perjalanannya memakan waktu 25 menit saja itupun jika kondisi cuaca membaik. Sesampai di Serui ke naik Kapal laut / Speed Boat maka barulah sampai di Waropen.

Waropen merupakan daerah yang morfologi  yang kebanyakan perbukitan, itulah sebabnya mereka sulit dijangkau begitu juga komunikasi. Yah komunikasi, Komunikasi jugapun modal utama hubungan yang LDR-an T_T. . Berikut kutipan yang diambil disini

Dengan kondisi yang serba terbatas, tugas Pemerintah Kabupaten Waropen di masa depan sangat menantang. Apalagi alat-alat komunikasi, seperti telepon, jarang ditemui di kabupaten ini di samping sulitnya transportasi. Tak heran, berbagai dinas dan instansi pemerintah di Waropen sulit dihubungi.Jalan aspal hanya tersedia di sekitar pusat pemerintahan di Botawa. Jalan-jalan ke daerah lain, terutama di tenggara yang berbatasan dengan Kabupaten Puncak Jaya, kondisinya buruk.

Jarak daratan, lautan  bahkan waktu bukan soal untuk menghalangi hubungan kita yah Bagong (red:sipacar). Secara saya tinggal di Pinrang sedangkan dirimu di Waropen untuk melaksanakan tugas yang mulia ini dan semoga membawa berkah yah untuk dirimu dan saya juga tentunya :D .. Amin Ya Rabbal Alamin. Ini juga merupakan Ujian untuk hubungan kita yang sudah memasuki tahun ke-lima. Alhamdulillah! Semoga Kita makin memaknai hubungan ini yah! Berikut kurang lebih deskripsi jarak antara saya dan Sipacar:

Sumber: Google Maps

 Ket: A = Saya; B = Sipacar

Semoga kita bisa melaluinya yah Bagong, 1 Tahun cepatlah berlalu, semoga kesibukan kita juga bisa meredam jarak dan waktu ini. I will Miss U  T_T. Sering2 telpon aku yah…!!!

Love,

HB

Advertisement

4 Responses to “Disini dan Disana”

  1. Insya Allah. satu tahun ndak lama kok…
    Untuk Ippank, jangan lupa shalat.. & jadwal baca qur’annya.

  2. bibamasud Says:

    auh baru saya lihat comen T, hihihi iyyah 12 bulan jie nah :D , tu ippank dengar i

  3. knp na sedihka bacaki kak…
    tapi, tdk lama jie itu kak…
    apa lgi 5 tahun mie…
    luar biasa untuk kak biba n kak ippank…
    semangad,,,

  4. eh. amel, apa nama blognya? ntar saya follow blognya, iyyah ndak lama jie nah, 365 hari jie :D . semangat juga buat amel. fighting.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s