Jenis dan Bentuk Program Audio

Tujuan yang akan diharapkan:

1.       Menyebutkan jenis dan bentuk program audio

2.       Menjelaskan pengertian mengenai program audio yang berbentuk uraian

3.       Menejlasskan syarat-syarat yang perlu dipenuhi dalam menulis program audio yang berbentuk uraian.

4.       Menyebutkan kelebihan dan kekurrangan program audio yang berbentuk uraian

5.       Menjelaskan pengertian mengenai program audio yang berbentuk dialog

Pembahasan:

A.      Jenis Program Audio

Program kaset  suara atau program audio, keduanya disebut program audio. Ada berbagai jenis program audio, misalnya program musik, program non musik, program hiburan dan program non hiburan.

Program musik adalah program yang  menyajikan musik.

Sebaliknya program non musik, biasnya juga diselingi dengan musik. Misalnya saja, warta berita atau laporan. Kedua program itu biasanya berbentuk uraian. Namun dalam siaran non musik ini yang dominan bukan musiknya, melainkan uraiannya.

Program hiburan ialah program yanh dibuat atau disajikan dengan maksud untuk memberikan hiburan kepada para pendengarnya. Program hiburan ini dapat berupa program musik, lawak, sandiwara dongeng dan sebagainya.

Program non hiburan biasanya mempunyai tujuan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada para pendengarnya. Misalnya warta berita, laporan ayau program pendidikan, masing-masing mempunyai pesan tertentu yang akan disampaikan kepada para pendengarnya.

Program instruksional termasuk dalam kategori program non hiburan. Program ini bukan saja mengandung pesan pesan yang akan disampaikan kepada para pendengarnya, melainkan disusun berdasarkan tujuan instrukasonal tertentu yang telah dirumuskan dengan jelas dan spesifik.

Program instruksional ini jelas bukan program hiburan. Tetapi supaya program instruksioanal ini menarik, dapat juga disisipi hiburan didalamnya. Yang harus dijaga ialah unsur hiburan itu jangan sampai mendominasi programnya sehingga tujuan instruksional yang telah ditentukan tidak tercapai.

 

B.      Bentuk Program Audio

a.       Program audio yang berbentuk uraian

Program yang berbentuk uraian misalnya pokok-pokok berita, laporan, komentar, ceramah, kotbah, ulasan dan program lain yang sejenis itu. Uraian dapat merupakan program yang berdiri sendiri atau menjadi bagian dari program yang disajikan dalam bentuk lain.

Uraian adalah penbicaraan yang bermaksud memberi penjelasan atau penerangan. Pembicara yang memberikan uraian itu biasanya menjelaskan tentang fakta, keterangan, atau peristiwa-peristiwa tertentu.

Uraian merupakan pengutaran informasi yang diberikan secara langsung. Karena itu uraian tidak memerlukan persiapan yang lama dan rumit seperti program yang berbentuk drama, misalnya, musik dan sound effect dalam program berbentuk uraian juga tidak begitu penting.

 

Ada beberapa hal yang perlu diingat dalam membuat program yang berbentuk uraian:

1.       Program audio yang berbentuk uraian harus sederhana.

Uraian yang disajikan melalui program audio yang dibuat sederhana mungkin. Uraian sebaliknya disertai dengan contoh-contoh yang jelas. Sedapat mungkin contoh itu diambil dari benda fakta, kejadian, atau konsep-konsep yang telah dikenal oleh pendengar atau yang dapat ditemukan disekitar mereka.

2.       Program audio berbentuk uraian harus singkat

Yang diuraikan hendaknya hanya hal-hal yang mendukung tercapainya tujuan itu saja. Unsur-unsur yang tidak sesuai dengan tujuan harus dibuang dari uraian itu. Dengan demikian penulis naskah dapat meyajikan uraian yang pendek untuk menjelaskan sesuatu konsep tertentu.

3.       Program audio yang berbentuk uraian harus bersifat akrab

Pada dasarnya media audio itu bersifat akrab. Lebih-lebih kalau bentuknya portabel. Dia mudah dibawa kemana-manasesuka hati pemilknya.

Karena sifat tersebut diatas, sebaiknya kita dalam membuat uraian seolah sedang berbicara dengan seorang sahabat. Bukan sebagai guru atau pemimpin yang sedang memberi petunjuk. Uraian yang disampaikan secara bersahabat oleh pembawa acara yang ramah, akan menarik pendengarnya. Pesan yang disampaikan melalui uraian biasanya berupa dorongan atau ajakan.

 

Contoh :

Uraian yang kurang lemah:

Saudara-saudara yang ingin mengetahui cara mendaftarkan diri untuk menjadi mahasiswa UT dengarkanlah siaran kami melalui siaran kami melalui gelombang 27,9 FM jam 19:45

 

Uraian yang lebih akrab:

Anda mungkin sedang mencari informasi tentang cara mendaftarkan ke UT. Kami telah menyiapkan acara khusus untuk anda tentang pendaftaran ke UT itu. Acara tersebut dapat anda ikuti melalaui gelombang 27,9 pada jam 19:45. Nah, selamat mengikuti.

 

Beberapa kelebihan progaram audio yang berbentuk uraian:

1.       Biaya pembuatannya murah

2.       Tidak memerlukan waktu lama untuk membuatnya

3.       Dapat mengupas atau menyampaikan gagasan secara langsung, dan sederhana

4.       Pelaku yang diperlukan tidak banyak. Bahkan hanya seorang saja

5.       Sifatnya luwes, mudah dirubah dan ditambah

6.       Bagi pendengar yang menaruh minat pada masalahnya, bentuk ini cukup menarik karena dalam waktu yang singkat ia dapat memperoleh onformasi yang diperlukan

Beberapa kelemahanprogaram audio yang berbentuk uraian:

1.       Penyajiannya kurang mengandung variasi, sehingga dapat membosankan

2.       Membuat uraian yang sederhana tidak selamanya mudah, lebih-lebih bila masalah yang dibahas memang sulit.

3.       Karena uraian harus dibuat sederhana dan pendek, maka tidak dibuat mendetail  eperti uraian pada buku teks.

4.       Program ini menuntut pendengar untuk berkonsultasi penuh, karena itu cepat menimbulkan kelelahan

 

 

 

b.      Dialog

Dialog merupakan suatu bentuk penyajian yang menampilkan dua orang yang membicarakan sesuatu masalah, ditinjau dari pengalamannya, pengetahuannya, atau keahliannya kedua pembicara itu mempunyai kedudukan yang sama.

Karena itu dialog bukan berbentuk pembicaraan yang satu menggurui yang lain, atau yang satu bertanya dan yang lain menjelaskannya, melainkan merupakan pembicaraan yang lebih bersifat tukar pikiran atau tukar pendapat atau tukar pandangan.

Di dalam menyusun naskah dialog perlu dijaga supaya ada keseimbangan antara pandangan yang diberika oleh kedua pelaku itu. Bobot pandangan antara keduanya jangan sampai jauh berbeda. Jalan pikiran atau logika yang mereka gunakan pun sedapat mungkin seimbang.

Wanita Qta

. Bila sorang wanita mengatakan dia sedang bersedih,tetapi dia tidak meneteskan airmata,itu berarti dia sedang menangis di dalam hatinya.
2. Bila dia tidak menghiraukan kamu setelah kamu menyakiti hatinya,lebih baik kamu beri dia waktu untuk menenangkan hatinya sebelum kamu menegur dengan ucapan maaf.
3. Wanita sulit untuk mencari sesuatu yang dia benci tentang orang yang paling dia sayang(karena itu banyak wanita yang patah hati bila hubungannya putus di tengah jalan).
4. Jika sorang wanita jatuh cinta dengan seorang lelaki,lelaki itu akan sentiasa ada di pikirannya walaupun ketika dia sedang dengan lelaki lain.
5. Bila lelaki yang dia cintai merenung tajam ke dalam matanya,dia akan cair seperti coklat!!
6. Wanita memang menyukai pujian tetapi selalu tidak tahu cara menerima pujian.
7. Jika kamu tidak suka dengan gadis yang menyukai kamu setengah mati,tolak cintanya dengan lembut,jangan kasar karena ada satu semangat dalam diri wanita yang kamu tak akan tahu bila dia telah membuat keputusan,dia akan melakukan apa saja.
8. Jika seorang gadis sedang menjauhkan diri darimu setelah kamu tolak cintanya,biarkan dia untuk seketika.Jika kamu masih ingin menganggap dia seorang kawan,cobalah tegur dia perlahan-lahan.
9. Wanita suka meluahkan apa yang mereka rasa.Musik,puisi,lukisan dan tulisan adalah cara termudah mereka meluahkan isi hati mereka.
10. Jangan sesekali beritahu kepada perempuan tentang apa yang membuat mereka langsung merasa tak berguna.
11. Bersikap terlalu serius bisa mematikan mood wanita.
12. Bila pertama kali lelaki yang dicintainya sedang diam memberikan respon positif,misalnya menghubunginya melalui telepon,si gadis akan bersikap acuh tak acuh seolah-olah tidak berminat,tetapi sebenarnya dia akan berteriak senang dan tak sampai sepuluh minit,semua teman-temannya akan tahu berita tersebut.
13. Sebuah senyuman memberi seribu arti bagi wanita.Jadi jangan senyum sembarangan kepada wanita.
14. Jika kamu menyukai sorang wanita,mulailah dengan persahabatan.Kemudian biarkan dia mengenalmu lebih dalam.
15. Jika sorang wanita memberi seribu satu alasan setiap kali kamu ajak keluar,tinggalkan dia karena dia memang tak berminat denganmu.
16. Tetapi jika dalam waktu yang sama dia menghubungimu atau menunggu panggilan darimu,teruskan usahamu untuk memikatnya.
17. Jangan sesekali menebak apa yang dirasakannya.Tanya dia sendiri!!
18. Setelah sorang gadis jatuh cinta,dia akan sering bertanya-tanya mengapa aku tak bertemu lelaki ini lebih awal.
19. Kalau kamu masih mencari-cari cara yang paling romantis untuk memikat hati sorang gadis,bacalah buku-buku cinta.
20. Bila setiap kali melihat foto bersama,yang pertama dicari oleh wanita ialah siapa yang berdiri di sebelah buah hatinya,kemudian barulah dirinya sendiri.
21. Mantan pacarnya akan selalu ada di pikirannya tetapi lelaki yang dicintainya sekarang akan berada di tempat teristimewa di hatinya!!
22. Satu ucapan ‘Hi’ saja sudah cukup menceriakan harinya.
23. Teman baiknya saja yang tahu apa yang sedang dia rasa dan lalui.
24. Wanita paling benci lelaki yang berbaik-baik dengan mereka semata-mata untuk menggaet kawan mereka yang paling cantik.
25. Cinta berarti kesetiaan, jujur dan kebahagiaan tanpa syarat.
26. Semua wanita menginginkan seorang lelaki yang dicintainya dengan sepenuh hati..
27. Senjata wanita adalah airmata!!
28. Wanita suka jika sesekali orang yang disayanginya memberi surprise buatnya(hadiah,bunga atau sekadar kata-kata romantis).Mereka akan terharu dan merasakan bahwa dirinya dicintai setulus hati.Dengan ini dia tak akan ragu-ragu terhadapmu.
29. Wanita mudah jatuh hati pada lelaki yang perhatian padanya dan baik terhadapnya.So,kalau mau memikat wanita pandai-pandailah…
30. Sebenarnya mudah mengambil hati wanita kerena apa yang dia mau hanyalah perasaan dicintai dan disayangi sepenuh jiwa.

Sumber:

mint-tobe.blogspot.com

PENELITIAN KASUS DAN PENELITIAN LAPANGAN (CASE STUDY AND FIELD RESEARCH)

Penelitian kasus adalah suatu penelitian yang dilakukan secara intensif, terinci dan mendalam terhadap suatu organisasi, lembaga atau gejala tertentu. Ditinjau dari wilayahnya, maka penelitian kasus hanya meliputi daerah atau subjek yang sangat sempit. Tetapi ditinjau dari sifat penelitian , penelitian kasus lebih mendalam.

Penelitian kasus dengan penelitian eksperimen untuk satu variabel dapat dikatakan mempunyai kemiripan. Penelitian eksperimen satu variabel mengenai satu subjek tunggal sedangkan penelitian kasus mengenai sebuah unit terpisah yang tunggal misalnya sebuah keluarga, sebuah kelompok atau satuan rumah tangga. Perbedaan antara keduanya terletak pada objek yang ditatap. Dalam penelitian eksperimen satu variabel peneliti mengarahkan perhatiannya hanya pada satu jenis tingkah laku atau dalam jumlah yang sangat terbatas, sedangkan pada studi kasus peneliti mencoba untuk menggambarkan subjek penelitian di dalam keseluruhan tingkah laku.

Di dalam studi kasus peneliti mencoba untuk mencermati individu atau sebuah unit secara mendalam. Peneliti mencoba menemukan semua variabel penting yang melatar belakangi timbulnya suatu perkemabangan variabel tersebut.

Tekanan penelitiannya adalah:

a.      Mengapa individu tersebut bertindak demikian,

b.      Apa ujud dari tindakan itu

c.       Bagaimana ia bertindak dan bereaksi terhadap linkungannya.

Konsekuensi dari studi kasus yang dilakukan dengan baik adalah bahwa studi tersebut harus dilakukan dengan baik adlah bahwa studi tersebut harus dilakukan dalam waktu yang relatif lama. Peneliti berusaha mengumpulkan data yang menyangkut individu atau unit yang dipelajari memgenai: gejala yang ada saat penelitian dilakukan, pengalaman waktu lampau, lingkungan kehidupannya dan bagaimana faktor-faktor ini berhubungan satu sama lain.

 

   

Contoh:

Disuatu kelas terdapat seorang siswa yang sangat menonjol, lain dari yang lain. Jika diajar tidak pernah tenang. Sifatnya keras, suka membantah. Sikapnya berang tetapi prestasinya luar biasa baik.

Siswa seperti pantas dijasikan “kasus”, artinya dijadikan subjek dalam penelitian kasus.

Didalam penelitian tersebut siswa apa  sebab mempunyai tingkah laku yang demikian. Apa latar belakangnya, bagaimna sejarahnya dan seterusnya.

Penelitian kasus memusatkan perhatian kepada suatu kasus secara intensif dan terperinci mengenai latar belakang keadaan sekarang yang dipermasalahkan.

1.      Tujuan

Tujuan penelitian kasus dan penelitian lapangan adalah untuk mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan sekarang, dan interaksi lingkungan sesuatu unit sosial, individu, kelompok, lembaga atau masyarakat.

2.      Contoh

a.      Studi lapangan yang tuntas mengenai kebudayaan kelompok-kelompok masyarakat terpencil.

b.      Studi secara mendalam mengenai seorang anak yang mengalami ketidakmampuan belajar yang dilakukan oleh seorang ahli psikologi.

3.      Ciri-ciri

a.      Penelitian kasus adalah penelitian yang mendalam mengenai kasus tertentu yang hasilnya merupakan gambaran lengkap dan terorganim mengenai kasus itu mengenai penellitian ini antara lain mencakup keseluruhan siklus kehidupan, kadang-kadang hanya meliputi segmen-segmen tertentu pada faktor-faktor kasus.

b.      Studi kasus cenderung meneliti jumlah unit yang kecil tetapi mengenai variabel-variabel dan kondisi yaang besar jumlahnya.

1.      Penelitian kasus sangat berguna untuk berguna untuk informasi latar belakang guna merencanakan yang lebih besar dalam ilmu-ilmu sosial.

Ia lebih intensif menerangi variabel-variabel yang penting, proses-proses dan interaksi-interaksi yang memerlukan perhatian yang lebih luas. Penelitian ini merupakan perintis bagi penelitian lanjutan, juga merupakan sumber hipotesis.

2.      Penelitian kasus memberikan contoh yang berguna berdasarkan data yang diperoleh untuk memeberi gambaran mengenai penemuan-penemuan yang disimpulkan dengan statistik.

Kelemahan:

a.      Tidak memungkinkan generalisasi yang obyektif pada populasi sebab perincian kasus memang terbatas representatnya.

b.      Penelitian kasus sangat peka terhadap keberatan sebelahan yang subjektif maka hasilnya kurang objektif.

4.      Langkah-langkah pokok

a.      Merumuskan tujuan-tujuan yang akan dicapai. Apakah yang dijadikan unit studi itu dan sifat-sifat, saling hubungan serta proses-proses yang mana akan menuntun penelitian.

b.      Merancangkan cara pendekatannya. Bagaimana unit-unit itu akan dipilih? Sumber-sumber data mana yang tersedia. Metode pengumpulan data mana yang akan digunakan?

c.       Mengumpulkan data.

d.      Mengorganisasikan data dan informasi yang diperoleh itu menjadi rekonstruksi unit studi yang koheren dan terpadu secara baik.

e.      Menyusun laporannya dengan sekaligus mendiskusikan makna hasil tersebut.

Edisi Perdana Boooo!!

Baru pertama kali ngeblog, kalo dpikir2 seru juga bisa nulis apa aja tentang diri loe,temen loe2, bahkan musuh loe. Seruuuuu kHan